29 Dec 2009

depan-1-edited-wordpress1

1 Tahun Sudah...

Cinta….
Tidak terasa, biduk rumah tangga kita telah berlayar demikian panjang
Suka dan duka telah kita arungi bersama….
Namun harapan indah ke depan masih terus kita kibarkan
Agar perjalanan menjadi lebih indah dan menyenangkan

 

Cinta….
Perkembangan waktu akan menjadikan kita lebih dewasa….
Memahami dua insan yang berbeda memang terkadang sulit tapi menyenangkan
Membawa hati menjadi lebih sabar dan tenang, meski masih harus banyak belajar…
Namun…itu laksana tanaman yang tumbuh, perlu buaian dari yang menaruh harapan
Yang memerlukan sentuhan lembut, kasih sayang dan perlindungan…

 

Cinta…
Dalam perjalanan ini tentu saja banyak khilaf karena keterbatasan kita
Oleh karenanya….mari kita bersihkan dengan ikhlas segala noda yang mengotori
lubuk hati kita yang paling dalam
Kita pupuk selalu bahtera rumah tangga kita, agar semakin tumbuh subur dan bermanfaat
bagi orang banyak…
Sehingga biduk itu berlayar dalam sakinnah, mawaddah, wa rahmah….
Yang di dalamnya di perkaya dengan anak-anak yang sholeh dan sholehah yang
senantiasa mendoakan kedua orang tuanya……


Cinta….
Rasanya sudah sulit merangkai kata-kata yang lebih indah lagi….
Hanya ucapan terima kasih atas kesetiaan mendampingi hingga saat ini…
Selamat melewati 1 tahun usia pernikahan kita…semoga abadi.

 

Yang selalu mencintai,

 

Abang

 

29 December 2007
29 December 2008

Dewasa

Wisdom

Wisdom

Kemarin aku dan istriku berdiskusi tentang definisi dewasa. Tiba-tiba terbaca oleh kami sebuah sms yang diforward oleh teman istriku tentang sebuah kedewasaan sekitar tiga (3) tahun yang lalu.

Kedewasaan terpancar dari cara seseorang mengelola emosinya,
Mengelola masalah menjadi pengalaman berharga,
Dan mencari solusi yang tidak merugikan diri sendiri, apalagi orang lain.

Saat kita bisa menyayangi diri sendiri,namun tetap menghargai perbedaan
Ketika kita yakin Allah memberi yang terbaik dalam perjalanan hidup kita
Mungkin itu tanda kita mulai dewasa
Berapapun usia kita…

- Anonymous.

Setelah membaca…kami berdua sama-sama pun mengangguk dan setuju bahwa mungkin kata-kata diatas adalah kata-kata yang paling tepat menggambarkan arti sebuah kedewasaan.

For wifey: we start together, we live together, we grow together, we fly together, we fall together and being wise together. ‘Till death do us part!

Magic of Love (Revive)

Roby & Ria

Roby & Ria

Revive lexically means

1.  recover consciousness: to come back to life, consciousness, or full strength, or bring somebody back to life, consciousness, or full strength
2.  flourish again: to become active, accepted, or popular once more, or make something active, accepted, or popular once more
3.  cause experience to return: to cause something to be experienced again as a memory or feeling

The word really flying and keep on resounding in my mind since I opened my eyes today. This word also really portrays what I am feeling now.

The sensation of deligthful love which I have been having since I got married now evens more flourishing.

My beautiful wife…

Her gentle touch, her soft kisses, her tender expression

Scent of her body, Aroma of her hair, Odor of her breath…

It’s like a magic…magic of love…

Thank you God for sending her to me…

I love and always do…

Sharing Life

Sharing Life

Sharing Life

Hari ini aku mendapat pelajaran yang sangat berharga dalam hidup.

Pelajaran bahwa betapa pentingnya untuk selalu berkomunikasi dengan pasangan hidup kita.

Pelajaran bahwa betapa pentingnya semua yang kita rasa harus diluahkan dalam bentuk rangkaian kata-kata.

Pelajaran bahwa memendam sesuatu akan menciptakan bola salju yang akan membesar dan semakin membesar.

Pelajaran bahwa betapa pentingnya arti 10 menit untuk berbicara dari hati ke hati.

We will be stronger and stronger sayang…

I love you much my angel…

I want to spend the rest of my life with you…

Tekanan

Puzzling Life

Puzzling Life

Aku merasa sangat-sangat tertekan

Birokrasi dengan pemerintah benar-benar membuatku bingung
Keadaan jalan membuatku sangat letih
Persiapan acara dan janji-janji yang harus kutepati membuat waktuku terasa sangat singkat

Kepenatan yang selalu kurasakan
Setiap hari dan setiap malam

Tidak ada lagi kenikmatan berbuka dengan nyaman
Yang ada hanya tergesa-gesa

Tidak ada lagi kenikmatan bertarawih bersama di masjid
Yang ada hanya tubuh yang lunglai

Tidak ada ada lagi kenikmatan membaca Al-Qur’an dimalam hari
Yang ada hanya kantuk yang menyiksa

Bersyukur

Terima Kasih ya Allah!

Terima Kasih ya Allah!

Tidak terasa time flies so fast. Things rolling with high pace. Sudah 8 bulan kami hidup bersama. Sudah 8 bulan juga kami mengarungi bahtera rumah tangga. Ada suka…Ada duka. Ada sehat…Ada Sakit. Ada Mudah…Ada Sulit…

Semua itu kami coba hadapi dengan kesabaran dan keikhlasan. Kami coba hadapi dengan keyakinan bahwa Allah akan selalu melimpahkan, menambahkan dan bahkan melipatkan rahmatnya kepada kami selama kami menjadi orang yang bersyukur.

Bersyukur atas segala nikmat yang diberikanNya. Bersyukur sudah diberikan kesehatan. Bersyukur sudah diberi kesempatan untuk bangun dipagi hari dari tidur malam yang begitu indah dengan buaian bunga mimpi. Bersyukur sudah diberikan hari-hari yang begitu menyenangkan. Bersyukur sudah diberikan rezeki yang cukup. Bersyukur atas segala hal yang terjadi dalam hidup.

Ya…bersyukur itu memang tidak semudah lisan dan tulisan…

Terkadang dan bahkan sering ku terfikir bahwa yang kudapatkan dan kuraih saat ini masih kurang. Dan aku ingin lebih, sedikit lebih dan selalu lebih…Padahal aku tahu dan sadar bahwa Allah SWT itu Maha Adil. Adil dalam memberikan rahmat. Adil dalam memberikan rezeki. Adil dalam memberikan cobaan dan ujian.

fabiayyi ala irabbukuma tukazziban” (Rahmat dari Allah apalagi yang kamu Dustakan…)

PS: Syukuran sederhana bersama teman-teman seperjuangan (Aroen99). Sabtu, 6 September 2008 jam 17.00 @ Bale Alang, Kampung Ubud, Bali View, Ciputat.

Hari Pertama

Don'ts During Fasting

Dont's During Fasting

Senin, 1 September 2008 adalah hari pertama berpuasa bagi Umat Islam. Yang berarti juga ini adalah hari pertama aku dan keluargaku berpuasa bersama.

Yang membuat segalanya terasa special adalah ini yang pertama bagiku melaksanakan ibadah puasa dengan keluarga kecilku…

Sekitar jam 4 pagi tadi aku dibangunkan secara sangat lembut oleh istriku. Sayup-sayup terdengar panggilan manjanya memanggil diriku. “Cut Bang…sahurnya udah siap”. Dengan setengah sadar pun aku bangun dan jalan terhuyung menuju tempat santapan sahur.

Sahur pertama kami menikmati Daging Gepuk Sambal Lado, Ayam Goreng, Nugget dan Sop sebagai sayur dan penambah seleranya. Sebagai penutup, kami juga makan beberapa kurma. Insya Allah asupan nutrisi tadi sahur cukup untuk sebagai tenaga kami dalam beraktifitas hari ini.

Untuk hari pertama ini, kantor istriku meliburkan karyawannya setengah hari. Jadinya istriku Insya Allah jam 12 tengah hari nanti akan langsung meluncur menuju rumah.

Istriku kemungkinan akan beristirahat sesampainya dirumah. Apalagi karena kondisinya yang tengah berbadan dua membuat tenaganya selalu terserap lebih cepat dari biasanya. Nah, setelah Asar rencananya akan mulai mempersiapkan hidangan berbuka. Apa itu? Aku juga tidak tahu.

Yang jelas…akan ada satu hidangan kesukaanku disaat berbuka nanti katanya…:)

PS: I lv u very much dy…Terima kasih untuk sahur pertama yang tidak terlupakan! Buat Caby, kalau ngak sanggup puasa tendang perut bundanya ya nak. I love you both!

Kota Tua

Monumen Nasional

Monumen Nasional

Tidak terasa…sudah 10 bulan aku menjejakkan kakiku dan mengais rezeki di kota ini. Dalam 10 bulan itu, kurasakan hal-hal yang mungkin tidak pernah kurasakan dan kulihat sebelumnya dalam perjalanan hidupku selama 28 tahun ini.

Selama 4 bulan terkahir ini, akupun selalu menaiki Kopaja 19 untuk menuju kantorku (Sudirman) dari kantor istriku (Blok M) ataupun sebaliknya.

1. Kabel Listrik Yang Bersliweran

Kabel Listrik

Kabel Listrik

Disaat ibukota-ibukota di negara tetangga berbenah untuk menanam kabel-kabel infrastruktur (listrik, telp, fiber optic, dll) didalam tanah, kota ini malah terkesan membiarkan kabel-kabel itu bersliweran dipinggir jalan. Tidak jarang bahkan kabel-kabel itu bertumpuk-tumpuk dengan instalasi penyambungan yang kabel baru.

Terkadang aku berfikir, apakah ada orang yang berfikir penyambungan-penyambungan itu akan menyebabkan arus pendek?

2. Corat-Coret

Coret-coretan di jembatan

Coret-coretan di jembatan

Kota tua ini dipenuhi dengan corat-coret Pilox berwarna-warni. Halte bis, tembok rumah, hentian Busway, jembatan, pagar, dll. Hampir setiap sudut kota tercoret. Apakah ada salah mereka sehingga kita harus mencoret-coretnya dengan coretan-coretan yang tidak penting?

Terkadang aku berfikir, serendah itukah moral bangsa kita sehingga tidak bisa menghargai barang-barang fasilitas umum/pribadi?

3. Lampu Penerangan Umum

Keadaaan Kota Yang Gelap Gulita

Keadaaan Kota Yang Gelap Gulita

Ketika aku kecil, orang selalu menceritakan kepadaku kalau Jakarta itu sangat indah dimalam hari. Setelah aku menetap disini, aku pun mempercaya hal itu. Karena memang lampu-lampu di Jakarta sangat indah untuk kawasan Thamrin, Silang Monas, Sudirman, Gatot Subroto, Kuningan dan Kemang.

Daerah-daerah itu hanya sebagian kecil dari luasnya kota Jakarta. Sedangkan daerah yang laen gelap. Bahkan bagiku, kawasan yang laen adalah gulita. Suasana yang temaram akan membuat para pejalan kaki menjadi kuatir. Ini juga akan menambah keleluasaan para pencopet untuk melaksanakan operasinya.

Terkadang aku berfikir, semiskin inikah negeri ini sehingga membuat kota ini menjadi gulita?

4. Jalan

Jalan Banjir di Sudirman

Jalan Banjir di Sudirman

Sudirman adalah jalan protokol. Hal ini sangat kuyakini karena jalan ini benar-benar besar. 3 jalur dijalur cepat dan 2 jalur dijalur lambat membuat jalan ini sangat lebar. Bahkan mungkin jalan ini adalah jalan yang paling lebar di jakarta.

Tapi, lebar itu tidak didukung oleh kualitas aspal yang baik. Lubang dimana-mana. Jalan pun banyak yang keriting dan tempelan yang tidak sempurna disana sini. Belum lagi ditambah dengan selokan yang nyaris tidak bekerja. Maka jalan inipun tergenang air dikala hujan mengguyur. Kalau Sudirman saja begini, bagaimana jalan yang lain.

Terkadang aku berfikir, sekorup inikah para pemimpin dinegeri ini sehingga kita tidak punya uang untuk memperbaiki jalan, membangun jalan yang bagus ataupun membuat kanal-kanal yang mampu menampung air disaat hujan tiba?

5. Gerobak/Kios-kios Kecil

Gerobak Kecil Ditepi Jalan

Gerobak Kecil Ditepi Jalan

Kemang, Permata Hijau, Menteng, Pondok Indah adalah kawasan-kawasan elit di kota ini. Kawasan ini adalah kawasan kaum Borjua yang notabene punya rumah yang indah nan megah. Tapi tidak jarang,didepan pagar rumah mereka ada sepetak gerobak/kios kecil yang menjual rokok atau air minum ataupun makanan.

Ditambah lagi, ruas-ruas jalan pun diambil untuk tempat menjajakan dagangan. Padahal jalan tersebut sudah kecil. Maka hasilnya…jalan tersebut pun lebih menyempit. Akhirnya seperti yang sudah ditebak…kemacetan pun terjadi.

Terkadang aku befikir, sebenarnya siapa yang mengizinkan mereka untuk berjualan ditempat-tempat yang bahkan mengambil hak orang?

6. Sticker/Poster Iklan

Halte Bis

Halte Bis

Hampir disemua sudut tertempel sticker-sticker iklan. Mulai dari iklan perusahaan-perusahaan besar sampai ke iklan yang personal (rumah kontrakan, kost-kostan, Dana Tunai segera, dll).

Terkadang aku berfikir, tidak adakah tempat yang khusus untuk menempel sticker-sticker ini?

7. Asap-Asap Kendaraan Umum

Asap Kendaraan Bis

Asap Kendaraan Bis

Semakin hari kulihat pohon-pohon semakin hitam. Semakin hitam dahannya…semakin hitam daunnya. Pejalan kaki harus selalu menutup hidup untuk menyaring kotornya asap-asap yang dikeluarkan oleh kendaraan umum.

Ujian emisi yag dijanjikan oleh pemimpin kota pun kelihatannya tidak ada hasil. Atau jangan-jangan uji emisi itu memang tidak pernah ada sama sekali.

Terkadang aku berfikir, tidak adakah pemimpin yang peduli untuk membenahi masalah kualitas udara dikota ini?

Kota ini benar-benar sudah terlalu tua untuk menampung semua ini. Kota ini sudah terlalu sempit. Kota ini sudah terlalu padat. Kota ini perlu peremajaan kembali…

Entah siapa…Entah kapan…

Ramadhan 2008…(Aku, Istriku & Caby)

Ramadhan Mubarak

Ramadhan Mubarak

Ya Allah…bulan mulia itu datang lagi…

Tidak terasa…Ramadhan akan datang 10 hari lagi. Ramadhan kali ini mungkin akan berbeda dengan Ramadhan2 sebelumnya. Untuk pertama kali dalam hidupku, aku akan menikmati manisnya bersahur dan berbuka dengan istriku tercinta.

Belum apa2, istriku sudah mulai befikir untuk menyusun menu sahur dan berbuka dikala puasa nanti. Ketika mendengarnya…aku sangat bahagia. Bahagia karena aku akan ditemani seorang bidadari cantik disaat sahur dan berbuka. Suatu pengalaman yang tidak terlupakan tentunya. Ditambah lagi…makanannya pun dimasak oleh seseorang yang kita sangat sayangi.

Ramadhan kali ini juga kami akan ditemani oleh calon baby (Caby) yang umurnya sekitar 14 minggu. Mudah-mudahan perkembangan caby akan semakin bagus dalam menjalani puasa nanti. Caby juga sudah kami mulai aja ngobrol. Caby yang Insya Allah akan menemani hidup kami…Mudah2an Caby soleh/solehah, sehat dan sempurna ya nak!

Ramadhan kali ini juga kami berencana untuk selalu mendirikan shalat diwaktu malam dan mengkhatamkan Qur’an. Mudah2an Allah akan memperkenankan keinginan kami tersebut. Karena selama kami dijakarta…keadaan badan kami selalu saja keletihan ketika sampai dirumah dari kantor.

Walaupun 1 jam perjalanan, tapi perjalanan tersebut benar2 menghisap tenaga kami. Tidak jarang kami berdua tertidur di depan TV karena lelahnya. Tapi…Ramadhan akan tiba. Kami harus berusaha untuk menguatkan niat dan bersabar. Kami ingin menjadi orang yang kuat untuk selalu bersyukur dan bersujud dihadapanMu.

“Ya Allah…Berikan kesempatan kami untuk bisa mencicipi dan mendapatkan rahmat dibulan itu…”

Kendaraan Kedua Kami

Alhamdulillah…

Puji syukur kami panjatkan kepada Allah…pada tanggal 1 May kemarin, kami membeli kendaraan yang lebih nyaman dalam mendukung kegiatan harian kami.

Untuk jenis mobil apa yg akan kami beli jg dengan pertimbangan yg cukup lumayan :) . Setelah melalui diskusi yg alot, akhirnya kami memutuskan untuk membeli Jazz :D



Kami selalu berdoa, semoga Allah mempermudah segala langkah kami dengan kehadiran kendaraaan ini. Dan Allah juga lebih meringankan langkah kami untuk menyambung silaturahmi :)

Amin!