Untuk memudahkan pergerakan dalam keseharian, kami dipinjamkan sepeda motor oleh abang (Roy Furkan), Karisma 125D – B 6838 FHU. Kebetulan, sekarang beliau sudah punya mobil. Jadinya motor ini memang tidak dipakai.
Katanya, “pakai aja motor ini sampai kalian mampu beli kendaraan sendiri”
Tentunya pinjaman motor ini sangat sangat membantu kami apalagi untuk ke kantor. Jadinya, sekarang kami berangkat sekitar jam 6.30 dari rumah. sekitar 7.00 – 7.10 sudah sampai di kantor Ria. Jam masuk kantor Ria 7.30 n saya jam 8.00. Jadinya, kami pun masih sempat untuk sarapan bareng di kantor Ria…
Selain itu, motor ini juga cukup tangguh untuk mengantar kami ke Setia Budi (kosan bang Roy), Pondok Pinang, bawa barang belanjaan dari Carrefour, sampai ngangkut krei kayu yang kami cari di Pondok Cabe
Alhamdulillah, semua sepertinya sudah diatur oleh Allah. Disaat kesulitan datang, selalulah yakin kalau Allah akan memberikan kemudahan.
Thank you Allah, Thank you for everything…
Sampai jumpa di Kehidupan Setelah Menikah – ‘Kendaraan Pertama Kami 2′
Aik, naik motor jer… x kan ler dari zaman student sampai jadi Manager masih naik motor..hehehe
Tur mir leid..bergurau ajer tu… insya-Allah x lama lagi punya auto sendiri….Amin. Sebenarnya sudah ada, tapi sengaja ditinggal-tinggalkan…..
Ingat kan…Hadis 4 perkara pasal kesempurnaan hidup..salah satu nyer ialah…Kenderaan yang selesa!
uplod dunk foto jazznya hehehehe.,,.,wahh kduluan ak nih bocorannya hehehe
cukup tangguh juga untuk ajak aku jalan2 di jakrta
Hehe..iya Yed. Mantap kali memang motornya.
Kuningan n Semanggi ditempuhnya dengan gagah berani
Kapan kita ngupi2 sambil nonton live music lagi?
insya ALLAH dalam waktu dekat, cuma ga tahu seberapa dekat